All for Joomla All for Webmasters

7 Tips Pencahayaan untuk ruangan

PLAFON PVC SHUNDA Proyek Pinangsia(5)

7 Tips Pencahayaan untuk ruangan

Shunda PIK – 7 Tips Pencahayaan untuk ruangan. Setiap ruang di rumah dirancang untuk mengakomodasi kegiatan yang berbeda-beda. Pencahayaan yang sempurna untuk ruangan adalah hal yang terpenting. Oleh karena itu, pencahayaannya pun berbeda-beda pula. Selain berbeda kegiatan, pembentukan suasana pada tiap ruang juga menjadi alasannya.
Apa saja tahap-tahap dalam penataan cahaya?
1. Membuat konsep pencahayaan yang digunakan
2. Menentukan penempatan titik lampu dan menuangkan dalam rancangan
3. Menentukan jenis cahaya yang diperlukan dan kekuatannya ( intensitas ) disesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan di dalam ruang
4. Analisis terhadap objek yang ada, agar dapat menentukan cahaya pantul yang sesuai
5. Temukan sudut-sudut menarik pada ruang untuk peletakan lampu dekoratif yang menambah estetika
6. Melakukan uji coba dan memperbaiki rancangan dengan menghidupkan, memindah, mengurangi, bahkan menambah titik lampu sampai dicapai pencahayaan yang paling memuaskan
7. Harus tetap kreatif dan hemat sesuai kebutuhan

Berikut ini adalah Tips Mengatur Ruang Pencahayaan Sesuai Ruangan :

1. Pencahayaan Ruang Keluarga
Karena beragamnya kegiatan, ruang keluarga harus dilengkapi dengan berbagai jenis pencahayaan. Akan tetapi yang paling utama adalah pencahayaan yang merata. Sebagai pembentuk suasana, Anda dapat menggunakan cahaya yang tidak langsung. Lampu bisa diletakkan di balik plafon yang diturunkan.
Tempatkan juga beberapa lampu untuk menerangi aksesori atau benda seni yang ada di ruang keluarga. Selain itu, sediakan juga lampu untuk kegiatan yang membutuhkan pencahayaan lebih terang, seperti membaca.

2. Pencahayaan Dapur
Dapur merupakan ruang yang membutuhkan cahaya yang kuat namun tidak menyilaukan untuk beraktivitas. Jika Anda memasang lemari penyimpanan atas di dapur Anda, lengkapi bagian bawahnya dengan lampu. Hal ini berguna untuk member Anda pencahayaan yang cukup saat memotong dan membersihkan makanan.
Kekuatan cahayanya biasanya lebih besar. Jika ruang keluarga hanya membutuhkan sekitar 1.500-3.000 lumen, dapur membutuhkan 5.000-10.000 lumen. Cahaya tersebut juga termasuk cahaya yang dihasilkan lampu untuk area bekerja, seperti kompor, dan permukaan counter top atau meja dapur.

3. Pencahayaan Ruang Makan
Fokus pencahayaan di ruangan ini adalah meja makan. Penempatan lampu langsung di atas meja makan bisa membentuk suasana di saat makan. Selain itu, juga dapat menerangi saat beraktivitas.
Sebenarnya, tidak banyak pencahayaan khusus yang dibutuhkan untuk ruang makan. Akan tetapi, Anda harus mempertimbangkan warna dinding. Karena semakin gelap warna dinding, semakin banyak cahaya yang diserap oleh dinding dan ruangan Anda menjadi lebih gelap.

4. Pencahayaan Kamar tidur
Fungsi utamanya memang untuk beristirahat, namun ada kegiatan lain, seperti membaca dan bekerja, dilakukan di ruangan ini. Oleh karena itu, Anda tidak hanya membutuhkan pencahayaan merata di ruangan ini. Anda harus menyediakan pencahayaan tambahan untuk berlangsungnya kegiatan lain tersebut.
Selain untuk berkegiatan, Anda juga harus menyiapkan lampu temaram untuk pengguna saat tidur. Tempatkan pula lampu di samping tempat tidur untuk memudahkan pengguna mendapatkan cahaya saat bangun.

5. Pencahayaan Area luar
Banyak kegunaan pencahayaan untuk area luar rumah Anda. Fungsi yang pertama adalah keamanan, baik keamanan dalam beraktivitas maupun keamanan rumah itu sendiri. Fungsi lainnya adalah fungsi estetis, pencahayaan dapat menambah kualitas ruang luar Anda.
Kesalahan yang sering dilakukan saat menambahkan pencahayaan ke taman adalah terlalu banyak lampu. Anda tidak perlu menerangi setiap sudut taman Anda. Yang Anda perlukan adalah lampu untuk area sirkulasi, aktivitas dan beberapa lampu sebagai aksen.

6. Pencahayaan Kamar Mandi
Kamar mandi secara umum menggunakan sistem pencahayaan yang merata. Pencahayaan di sini lebih berkaitan pada keamanan dan kenyamanan saat beraktivitas.
Akan tetapi, jika Anda menempatkan cermin untuk berdandan di dalam kamar mandi, lampu tambahan harus ditambahkan. Pada umumnya, pengguna cermin akan membelakangi sumber cahaya yang berasal dari langit-langit. Oleh karena itu, tempatkan lampu di sisi kiri dan kanan cermin agar Anda dapat berdandan dengan baik.

7. Pencahayaan Ruang sirkulasi
Pada umumnya, ruang sirkulasi hanya menggunakan pencahayaan merata. Untuk area sirkulasi vertikal seperti tangga, ada baiknya Anda menambahkan pencahayaan yang lebih terang. Tujuannya adalah memberi keamanan bagi pengguna bangunan.
Akan tetapi, jika ada aksesori atau benda seni yang menjadi fokus, pencahayaan tambahan perlu ditambahkan. Tambahkan lampu sorot untuk lebih menonjolkan karya seni tersebut.
Itulah beberapa informasi dan tips seputar pencahayaan ruangan. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Sumber : Rumah123.com

Write a Reply or Comment